PORTOFOLIO HARU KEDUA

π—£π—˜π—₯π—šπ—¨π—₯𝗨𝗔𝗑 π—§π—œπ—‘π—šπ—šπ—œ π——π—œ π—₯π—˜π—©π—’π—Ÿπ—¨π—¦π—œ π—œπ—‘π——π—¨π—¦π—§π—₯π—œ
Bpk Ainul Mujib


Asumsikan sudah tidak lagi dengan AI yang sekarang itu umumnya adalah ChatCpt.
Seperti apa sih Early era saat ini? Banyak yang bilang bahwa kita sedang mengalami revolusi indrustri yang berikutnya 

Canggih nya AI dia tidak bisa menggantikan manusia, dua hal ini tidak bisa di gantikan apa itu yang pertama Kreativitas dan Kreatif 

Seiring berubah nya zaman yang sangat cepat ini dengan kehadiran teknologi AI jadilah manusia dan tetap menggunakan kecerdikan 

Secara Teknis dampak AI itu
perubahan era dari yang sifatnya rutinitas yang tidak ada kreatif pergeseran keterampilan, dulu menghafal dan sekarang mempormulasikan  masalah (AI)

AI  itu hanya membantu mengambil keputusan, keputusan pada akhirnya bertanggung jawab atas tindakan dan keputusan

Peran Perguruan Tinggi sebagai Inovator dan Penggerak Revolusi Industri  
Perguruan tinggi tidak hanya mengajar tetapi juga menjadi pusat inovasi dan penelitian terapan.
Pengembangan startup dan inkubator bisnis berbasis teknologi.
Secara keseluruhan, perguruan tinggi di era digital dan revolusi industri harus mampu beradaptasi dengan cepat agar tetap relevan dan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten di era yang penuh perubahan ini.



π™‚π™€π™‰π™€π™π˜Όπ™Žπ™„ π™ˆπ™π˜Ώπ˜Όπ™ƒ π˜½π™€π™π™„π™‰π™π™€π™‚π™π™„π™π˜Όπ™Ž π˜Όπ™‰π™π™„ π™†π™Šπ™π™π™‹π™Žπ™„
Prof. Dr. Haryono Umar, SE., Ak., M.Sc., CA 

Kalau kita pikir Korupsi itu dilakukan orang orang yang tidak punya uang tapi  ternyata Korupsi banyak di lakukan orang yang memiliki uang.
Mengapa korupsi terus terjadi? karena orang orang yang rakus selalu merasa kurang dengan kekayaan yang di milikinya.
Akibat Korupsi bukan saja uang, tapi SDM harapan bangsa hacur

UNCAC UU no 7 Tahun 2006
-Merusak proses demokrasi
-meruntuhkan hukum
-menurunkan kualitas hidup/ pembangunan berkelanjutan  dll

Mengapa Generasi Muda Sangat Penting?
Masa Depan Bangsa: Generasi muda akan menjadi pemimpin, profesional, dan warga negara yang menentukan arah Indonesia di masa depan. Nilai integritas yang ditanamkan sejak dini akan menjadi fondasi bagi kepemimpinan yang bersih.
Energi dan Inovasi: Generasi muda memiliki energi, kreativitas, dan penguasaan teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk menciptakan sistem transparan, mengawasi penyelenggara negara, dan mengembangkan solusi anti korupsi yang inovatif.

Keadilan diperjual belikan, kesehatan di perjual belikan, semua di perjual belikan, maka kemudian negara berubah menjadi semula melayani kemudian nekan dan menindas warganya

Integritas adalah fondasi utama perang melawan korupsi. 

KORUPSI?
Menggunakan fasilitas, kewenangan, keuangan rakyat untuk kepentingan pribadi 
sesungguhnya penghianatan dari amanah yang diberikan rakyat ataupun anggotanya 


Mari generasi muda Indonesia bersatu:
Tanamkan Integritas dalam Jiwa.
Tingkatkan Kesadaran Bahaya Korupsi.
Manfaatkan Teknologi untuk Perubahan.
Berani Bersuara dan Bertindak.
Jadilah Contoh dan Inspirasi.
Indonesia bebas korupsi bukan lagi mimpi, tapi sebuah tujuan yang bisa diraih jika generasi mudanya memiliki integritas baja dan tekad baja. Kalian adalah harapan, kalian adalah perubahnya!

"Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya." (Ir. Soekarno) - Dan pahlawan anti korupsi masa kini dan masa depan adalah generasi muda yang berintegritas!"



π™ˆπ™€π™‰π˜Ύπ™€π™π˜Όπ™† π™ˆπ˜Όπ™ƒπ˜Όπ™Žπ™„π™Žπ™’π˜Ό π™π™‰π™π™Žπ˜Ό π™Žπ™€π˜½π˜Όπ™‚π˜Όπ™„ π™‚π™€π™‰π™€π™π˜Όπ™Žπ™„ π˜Όπ™Žπ™’π˜Όπ™…π˜Ό
KH Ma'ruf Khozin

Landasan Ideologis: Apa Itu Aswaja An-Nahdliyah?
Aswaja (Ahlusunnah wal Jama'ah): Merupakan paham keislaman yang mengikuti jejak generasi terbaik (salafus shalih) dalam beragama, berpegang pada Al-Qur'an, Hadis, Ijma Ulama, dan Qiyas.
An-Nahdliyah: Merujuk pada corak ke-NU-an yang menekankan keseimbangan (tawazun), moderasi (tawassuth), toleransi (tasamuh), dan kemaslahatan (ishlah).
 
Pola pikir dan sika NU 
-Fikrah Tawassuthiyyah (Pola Pikir Moderat)
-Fikhrah Tasamuhiyah (Pola Pikir Toleran)

 Peran Mahasiswa UNUSA sebagai Generasi Aswaja An-Nahdliyah

 a. Penjaga Tradisi Keilmuan

Mahasiswa UNUSA dididik untuk memahami dan mengamalkan khasanah keilmuan klasik NU (kitab kuning) dengan pendekatan kontekstual.
Contoh: Studi kitab seperti Ta'limul Muta'allim, Fathul Qorib, atau Uqudulujain yang menjadi rujukan etika dan ibadah dalam tradisi NU.
 b. Agen Moderasi Beragama

Menolak radikalisme dan ekstremisme.
Membangun dialog antaragama dan budaya.
Menyebarluaskan Islam yang rahmatan lil 'alamin (kasih sayang untuk semesta).

Mahasiswa UNUSA bukan sekadar penuntut ilmu, melainkan kader peradaban yang dituntut untuk:

Menginternalisasi nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah dalam kehidupan pribadi.
Mengimplementasikan prinsip moderat, toleran, dan maslahah dalam bermasyarakat.
Mengembangkan tradisi intelektual NU untuk menjawab tantangan zaman.
Dengan demikian, mereka menjadi jembatan antara warisan ulama Nusantara dan masa depan Indonesia yang berkeadilan, beradab, dan berkepribadian Islam. Seperti dikatakan KH. Hasyim Asy'ari: "NU itu tugasnya nguri-uri (melestarikan) yang shalih dan ngembangke (mengembangkan) yang aswaja." Mahasiswa UNusa adalah garda terdepan dalam misi

FAKULTAS : EKONOMI BISNIS DAN TEKNOLOGI DIGITAL
PRODI : BISNIS DIGITAL


LINK TEMAN KELOMPOK 25 : ALFI SAHRIN






Postingan populer dari blog ini

Resume Digital Mental Health Perduli Generasi Muda, Unusa Perkenalkan Nomolitera

PORTOFOLIO HARI PERTAMA